AFC Geser Piala Asia 2027 ke Desember 2027, Alasan Keamanan Timur Tengah

AFC Geser Piala Asia 2027 ke Desember 2027, Alasan Keamanan Timur Tengah
AFC memindahkan Piala Asia 2027 di Arab Saudi ke 23 Desember 2027 hingga 21 Januari 2028.

BERITAENERGI.COM — Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) memindahkan Piala Asia 2027 di Arab Saudi dari Januari-Februari ke 23 Desember 2027 hingga 21 Januari 2028. Penundaan dipicu memburuknya situasi keamanan di Timur Tengah, termasuk serangan terhadap Bandara Internasional Riyadh pada Oktober lalu. Jadwal baru masih menunggu pengesahan FIFA.

AFC mengumumkan perubahan jadwal melalui pernyataan resmi pada Selasa (3/11/2026), setelah pembahasan intensif bersama Komite Penyelenggara Lokal (LOC) Piala Asia 2027 dan Federasi Sepak Bola Arab Saudi (SAFF). Keputusan itu menyangkut turnamen yang sedianya mempertemukan 24 negara di delapan stadion di Riyadh, Jeddah, dan Al Khobar.

Sebelumnya, AFC dan LOC telah merilis jadwal lengkap pertandingan pada 26 Oktober 2026. Arab Saudi dijadwalkan menjadi tuan rumah Piala Asia untuk pertama kalinya.

Serangan Bandara Riyadh dan Kekhawatiran Logistik

Reuters melaporkan serangan terhadap sejumlah fasilitas di Arab Saudi dalam beberapa waktu terakhir memperburuk situasi keamanan kawasan. Insiden yang menjadi perhatian adalah serangan terhadap Bandara Internasional Riyadh pada Oktober lalu yang menimbulkan korban jiwa dan luka-luka.

Perkembangan itu membuat penyelenggaraan ajang olahraga internasional di kawasan menghadapi tantangan tambahan. Penyusun jadwal harus mempertimbangkan akses penerbangan, mobilitas rombongan tim, ofisial, suporter, serta kebutuhan operasional turnamen.

AFC secara khusus menyoroti persoalan logistik dan gangguan perjalanan akibat perkembangan situasi di kawasan. Kedua faktor dinilai dapat menghambat persiapan maupun pelaksanaan turnamen apabila tetap berlangsung sesuai kalender awal.

Alasan AFC: Keadaan Luar Biasa

Dalam pernyataannya, AFC menyebut perubahan jadwal sebagai kebutuhan mendesak demi keselamatan seluruh pihak yang terlibat. Organisasi itu menegaskan penundaan bukan sekadar penyesuaian kalender pertandingan.

"Keadaan luar biasa telah menciptakan tantangan dalam penyelenggaraan dan pelaksanaan kompetisi sesuai jadwal semula. Karena itu, penundaan diperlukan demi kepentingan seluruh tim peserta, ofisial, penonton, dan pemangku kepentingan lainnya," demikian pernyataan AFC.

Keputusan itu menempatkan keamanan sebagai pertimbangan utama, mengalahkan kepentingan komersial dan kalender kompetisi yang sudah tersusun. Bagi tuan rumah Arab Saudi, penundaan berarti tambahan waktu persiapan infrastruktur, tetapi juga perpanjangan ketidakpastian operasional di tengah situasi keamanan yang belum stabil.

Jadwal Baru Masih Menunggu FIFA

AFC akan mengajukan perubahan tanggal tersebut kepada Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) untuk memperoleh persetujuan. Artinya, jadwal baru yang diumumkan masih harus melalui proses pengesahan FIFA sebelum berlaku resmi.

Tanpa persetujuan FIFA, jadwal baru berpotensi berbenturan dengan kalender kompetisi internasional lain. Proses pengesahan itu menjadi penentu akhir apakah Piala Asia benar-benar bergulir pada Desember 2027.

Persiapan Timnas Indonesia Ikut Bergeser

Bagi Timnas Indonesia, perubahan ini turut menggeser agenda persiapan menuju turnamen. Skuad Garuda sebelumnya tergabung di Grup F bersama Jepang, Qatar, dan Thailand. Indonesia dijadwalkan menghadapi Jepang pada pertandingan pembuka grup.

Dengan jadwal baru, tim peserta memiliki waktu persiapan lebih panjang. Namun AFC dan panitia penyelenggara juga harus memastikan seluruh persoalan keamanan, perjalanan, dan logistik dapat tertangani sebelum Piala Asia 2027 dimulai.

Perpanjangan waktu itu memberi ruang bagi pelatih untuk mematangkan skuad, tetapi juga menuntut penyesuaian program latihan dan uji coba yang sudah direncanakan mengikuti kalender lama. Bagi Indonesia, kepastian tanggal menjadi kunci sebelum menyusun rencana jangka panjang menuju turnamen.

Yang Ditunggu: Pengesahan FIFA dan Jaminan Keamanan

Dua hal menjadi penentu kelancaran Piala Asia 2027: restu FIFA atas tanggal baru dan jaminan keamanan di Arab Saudi. Selama situasi kawasan belum stabil, penyelenggara menghadapi tekanan untuk memastikan turnamen berjalan tanpa gangguan.

AFC dan LOC belum merinci langkah tambahan pengamanan maupun skema logistik baru. Kepastian itu dinantikan seluruh tim peserta, termasuk Indonesia, sebelum memfinalkan persiapan menuju turnamen pertama Arab Saudi sebagai tuan rumah Piala Asia.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index