BERITAENERGI.COM — PT Sele Raya Merangin Dua (SRMD) mulai menerima minyak mentah dari sumur masyarakat, dengan pengiriman perdana menggunakan satu unit truk tangki. Langkah SRMD menyusul Pertamina dan Medco dalam upaya memperluas penyerapan produksi sumur rakyat ke rantai pasok industri hulu migas. Kualitas minyak yang dikirim tercatat baik, dengan kadar air 0,25 persen dan API gravity 40,6.
Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menyebut langkah SRMD sebagai bagian dari upaya memperluas penyerapan minyak mentah hasil produksi sumur masyarakat melalui kerja sama dengan KKKS. Menurutnya, kualitas minyak yang dikirim dinilai baik.
"Alhamdulillah, setelah KKKS Pertamina dan KKKS Medco, berikutnya saat ini KKKS PT Sele Raya Merangin Dua menerima minyak dari sumur masyarakat. Pengiriman perdana telah diberangkatkan sebanyak satu truk," ujar Djoko.
Kualitas Minyak Sumur Rakyat
Djoko merinci, minyak mentah yang dihasilkan sumur masyarakat memiliki kadar air hanya 0,25 persen. Tingkat API gravity-nya mencapai 40,6, yang menandakan minyak tersebut tergolong ringan.
"Kualitas minyaknya sangat bagus, dengan kadar air 0,25% dan API gravity 40,6. Ini merupakan minyak ringan," katanya.
Kadar air yang rendah memudahkan proses pengolahan lebih lanjut. Sementara API gravity tinggi menunjukkan minyak lebih mudah diproses menjadi produk bahan bakar dibanding minyak berat.
Harapan Agar KKKS Lain Ikut Menyerap
SKK Migas berharap langkah SRMD diikuti KKKS lainnya. Dengan begitu, semakin banyak produksi minyak dari sumur masyarakat yang terserap dan berkontribusi terhadap peningkatan produksi minyak nasional.
"Insya Allah, kami berharap semua KKKS lainnya turut menerima minyak dari sumur masyarakat ini. Kualitas minyaknya sangat bagus," kata Djoko.
Perluasan penyerapan minyak dari sumur masyarakat menjadi salah satu cara mengoptimalkan potensi produksi dalam negeri. Melalui keterlibatan KKKS, produksi sumur-sumur rakyat diharapkan masuk ke rantai pasok industri hulu migas.
Langkah ini memperpanjang daftar KKKS yang membuka penyerapan minyak sumur masyarakat setelah Pertamina dan Medco. Bagi pemilik sumur rakyat, kepastian penyerapan menjadi penting agar produksi tidak sekadar menumpuk tanpa pembeli.