BYD Yangwang U9 Xtreme Tembus 503,17 kph, Mobil Produksi Tercepat Dunia

Jumat, 06 November 2026 | 19:00:32 WIB
BYD Yangwang U9 Xtreme mencatat kecepatan 503,17 kph di Jalan E11, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

BERITAENERGI.COM — BYD Yangwang U9 Xtreme mencatat kecepatan 503,17 kph di jalan umum Abu Dhabi, menjadikannya mobil produksi pertama di dunia yang melewati batas 500 kph. Rekor sebelumnya dipegang model yang sama dengan 496,22 kph pada September 2025. Catatan terbaru sudah dikonfirmasi FIA dan Guinness World Records.

BYD resmi memecahkan tembok 500 kph lewat Yangwang U9 Xtreme. Pengujian berlangsung di ruas Jalan E11, kawasan Al Dhafra, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, pada 1 November, dengan jalan ditutup dari lalu lintas umum. Sesi uji mencakup lintasan sekitar 10 kilometer dan melibatkan pembalap asal Jerman, Marc Basseng, yang juga mengemudikan unit pada pemecahan rekor sebelumnya.

FIA dan Guinness World Records mengonfirmasi hasil tersebut. Catatan 503,17 kph (310,7 mph) menjadikan U9 Xtreme pemegang rekor kecepatan tertinggi mobil produksi sekaligus mobil listrik produksi untuk pengujian satu arah.

Empat Putaran Dua Hari dan Setelan Ulang di Tengah Sesi

Pemecahan rekor tidak sekali jadi. Basseng butuh empat putaran dalam dua hari. Dua putaran pertama pada 31 Oktober hanya menyentuh 490 kph (304,4 mph), lalu tim insinyur BYD mengubah aerodinamika, setelan suspensi, dan tekanan ban untuk menambah stabilitas di kecepatan ekstrem.

Hasilnya muncul pada putaran terakhir hari kedua. Alat perekam Racelogic mencatat 503,17 kph sebagai hasil resmi. Angka itu melampaui capaian September 2025 sebesar 496,22 kph (308,3 mph) yang sudah lebih dulu menempatkan U9 Xtreme sebagai mobil tercepat di dunia.

Empat Motor Listrik 2.977 HP dan Baterai 1.200 Volt

U9 Xtreme adalah versi paling bertenaga dari supercar U9. Empat motor listrik menghasilkan total 2.977 horsepower. Sumber dayanya baterai lithium iron phosphate (LFP) 1.200 volt yang mampu melepas arus hingga laju 30C.

Untuk menjaga mobil tetap menempel di aspal, BYD memakai ban semi-slick GitiSport e-GTR2 Pro. Pengereman ditangani kaliper titanium berpadu cakram carbon-ceramic. BYD hanya merencanakan 30 unit U9 Xtreme, sehingga status "mobil produksi" di sini melekat pada model edisi sangat terbatas.

Rekor Satu Arah dan Potensi Bantahan Rival

Ada satu detail yang bakal jadi bahan perdebatan di kalangan produsen hypercar. Guinness mencatat rekor ini dari pengujian satu arah, bukan dua arah berlawanan seperti lazimnya prosedur pemecahan rekor kecepatan. Metode dua arah dipakai untuk mengoreksi perbedaan elevasi, kecepatan angin, dan risiko kerusakan di tengah lintasan.

Pendekatan BYD itu bisa memancing pertanyaan dari Rimac, Bugatti, dan Koenigsegg yang selama ini bersaing di kelas kecepatan tertinggi. Meski begitu, menembus 500 kph dengan mobil listrik produksi terbatas tetap pencapaian yang sulit dibantah angkanya.

Bagi pasar Indonesia, U9 Xtreme tidak masuk daftar model yang dijual resmi. BYD di Tanah Air saat ini lebih fokus pada jajaran mobil listrik penumpang seperti Atto 3, Dolphin, dan Seal. Rekor Abu Dhabi ini lebih berfungsi sebagai panggung teknologi: bukti bahwa pabrikan China mampu bersaing di level performa tertinggi, bukan cuma di segmen mobil listrik harganya terjangkau.

Terkini