Yamaha Mundur dari MotoGP Qatar, Honda Tetap Kirim Tim ke Lusail

Senin, 02 November 2026 | 17:00:31 WIB
Honda memastikan tetap mengirim tim ke Sirkuit Lusail untuk MotoGP Qatar 2026.

BERITAENERGI.COM — Dua pabrikan Jepang mengambil langkah berlawanan menjelang MotoGP Qatar 2026. Honda memastikan tetap mengirim tim ke Sirkuit Lusail pada 6-8 November, sementara Yamaha memilih absen karena kebijakan pembatasan perjalanan perusahaan di tengah situasi keamanan Timur Tengah.

Kepastian Honda disampaikan melalui pernyataan resmi Honda Racing Corporation (HRC) setelah Yamaha mengumumkan pengunduran diri pada Minggu (1/11/2026). HRC menyebut telah berkoordinasi dengan pembalap, anggota tim, dan MotoGP Sports Entertainment Group (MotoGPSEG) sebelum mengambil keputusan.

“Honda HRC akan berkompetisi di Putaran ke-20 Kejuaraan Dunia MotoGP yang diadakan di Qatar,” demikian bunyi pernyataan HRC kepada media otomotif Crash.net.

Alasan Yamaha Menarik Diri dari Lusail

Yamaha menilai situasi keamanan di kawasan Timur Tengah belum cukup alasan untuk mencabut kebijakan pembatasan perjalanan yang berlaku di seluruh perusahaan. Keputusan itu diambil setelah peninjauan ulang terhadap kondisi terkini.

Dalam pernyataan resminya, Yamaha menyebut belum menemukan dasar yang cukup untuk mengubah kebijakan pembatasan perjalanan korporat. Kebijakan itu berlaku menyeluruh, bukan hanya untuk tim balap.

Langkah Yamaha menjadikannya pabrikan pertama yang absen dari putaran ke-20 musim ini. Keputusan diambil kurang dari sepekan sebelum sesi latihan bebas pertama dijadwalkan berlangsung.

MotoGP Pertahankan Jadwal Setelah Koordinasi Keamanan

Penyelenggara MotoGP memilih mempertahankan jadwal balapan di Sirkuit Lusail. Keputusan itu diambil setelah koordinasi dengan otoritas Qatar, pengelola sirkuit, serta penasihat keselamatan independen.

Koordinasi tersebut mencakup penilaian risiko perjalanan dan kondisi di sekitar venue. Hingga pengumuman Yamaha, belum ada indikasi perubahan jadwal dari pihak penyelenggara.

Dengan absennya Yamaha, grid Lusail dipastikan kehilangan satu pabrikan penuh. Jumlah motor di lintasan akan berkurang, meski komposisi peserta dari pabrikan lain belum berubah.

Kondisi Joan Mir Masih Diragukan

Kepastian Honda turun belum berarti seluruh pembalapnya siap berlaga. Joan Mir masih meragukan keikutsertaannya setelah kembali mengalami gangguan penglihatan saat menjalani MotoGP Malaysia di Sepang.

Pembalap asal Spanyol itu mengaku penglihatannya kembali kabur dan kondisinya memburuk selama balapan berlangsung. Mir baru kembali ke lintasan di Malaysia setelah absen sejak seri San Marino akibat masalah kesehatan yang disertai kelelahan ekstrem.

Kondisi Mir menjadi perhatian tersendiri bagi HRC. Jika ia gagal lolos pemeriksaan kesehatan, Honda berpotensi turun dengan komposisi pembalap yang tidak lengkap di Lusail.

Dua Pendekatan Korporat yang Berbeda

Perbedaan sikap Honda dan Yamaha mencerminkan dua pendekatan berbeda dalam menilai risiko perjalanan ke kawasan konflik. Honda memisahkan keputusan balap dari kebijakan perjalanan korporat, sedangkan Yamaha memberlakukan kebijakan itu secara seragam.

Honda menegaskan telah bekerja sama dengan seluruh pihak terkait agar rangkaian akhir pekan balapan berjalan sesuai rencana. Pernyataan itu tidak menyinggung secara rinci prosedur keselamatan tambahan yang disiapkan tim.

Yamaha belum menyebut apakah keputusannya berlaku hanya untuk Qatar atau juga memengaruhi seri-seri berikutnya. Sisa kalender musim ini masih memuat putaran di kawasan lain yang belum diumumkan dampaknya.

Yang Ditunggu Sebelum Sesi Pertama

Perhatian kini tertuju pada hasil pemeriksaan kesehatan Mir dan konfirmasi akhir susunan pembalap Honda. Keduanya akan menentukan apakah HRC turun dengan kekuatan penuh di Lusail.

Penyelenggara juga belum memberi sinyal perubahan jadwal menyusul mundurnya Yamaha. Sesi latihan bebas pertama di Sirkuit Lusail tetap menjadi penanda apakah gelaran putaran ke-20 berjalan sesuai rencana.

Terkini