PTBA Kucurkan Rp33,04 Miliar untuk Eksplorasi Batu Bara 2026

Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:49:25 WIB

JAKARTA, Bisnis.com — PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) mengeluarkan dana sebesar Rp33,04 miliar untuk kegiatan eksplorasi batu bara sepanjang triwulan III/2026.

Kegiatan eksplorasi PTBA tersebut mencakup pemetaan geologi, pengeboran, logging geofisika, pengujian kualitas batu bara, hingga pengujian mekanika batuan.

Berdasarkan laporan eksplorasi triwulanan yang disampaikan PTBA kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (7/10/2026), kegiatan eksplorasi pada periode Juli hingga September 2026 difokuskan pada tiga lokasi utama, yakni Tanjung Enim Mining Site (TEMS), Ombilin Mining Site (OMS), dan Peranap Mining Site.

Corporate Secretary Division Head PTBA Eko Prayitno mengatakan laporan eksplorasi tersebut disampaikan sebagai bentuk pemenuhan ketentuan Peraturan BEI No. I-E Tahun 2025.

"Kegiatan eksplorasi Triwulan III/2026 bertujuan untuk peningkatan akurasi model geologi di dalam area rencana operasional tambang, serta pengeboran infill guna verifikasi sumber daya dan cadangan batu bara," tulis manajemen dalam laporannya, dikutip Kamis (8/10/2026).

Eksplorasi Batu Bara PTBA di Tanjung Enim

Tanjung Enim Mining Site (TEMS) menjadi salah satu lokasi utama kegiatan eksplorasi PTBA pada triwulan III/2026.

Kegiatan pengeboran dilakukan di lima Wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP), yaitu Air Laya, Muara Tiga Besar (MTB), Banko Barat, Banko Tengah A, dan Banko Tengah B.

PTBA merealisasikan pengeboran sebanyak 76 titik dengan total kedalaman mencapai 19.283 meter. Selain pengeboran, perseroan melakukan analisis terhadap 1.321 sampel batu bara.

Perseroan juga melakukan monitoring Top of Coal (TOC) dan Bottom of Coal (BOC) dengan cakupan area mencapai 728 hektare.

Eksplorasi PTBA di Ombilin

Di Ombilin Mining Site (OMS), PTBA merealisasikan pengeboran sebanyak 17 titik dengan total kedalaman 2.647 meter di IUP Ombilin.

Kegiatan eksplorasi tersebut menelan biaya sekitar Rp6,86 miliar. Dana tersebut digunakan untuk kegiatan pengeboran, logging geofisika, serta pengujian terhadap 92 sampel batu bara.

Eksplorasi Batu Bara di Peranap

Sementara itu, kegiatan eksplorasi PTBA di Peranap Mining Site mencakup pengeboran sebanyak 20 titik dengan total kedalaman 1.490 meter.

Total biaya eksplorasi di IUP Peranap mencapai Rp2,96 miliar. Kegiatan tersebut meliputi pengeboran, logging, serta pengambilan 161 sampel batu bara.

Eksplorasi Anak Usaha PTBA

Untuk entitas anak, PT Internasional Prima Coal (IPC) yang beroperasi di Samarinda, Kalimantan Timur, kegiatan eksplorasi periode 2026 dijadwalkan baru dilaksanakan pada 2027.

Manajemen PTBA memastikan kegiatan eksplorasi di wilayah operasional perseroan akan berlanjut pada triwulan IV/2026.

Kegiatan tersebut mencakup pengeboran lanjutan serta analisis laboratorium di sejumlah area eksplorasi.

Dengan kegiatan tersebut, PTBA terus melakukan peningkatan akurasi model geologi serta verifikasi sumber daya dan cadangan batu bara sebagai bagian dari kegiatan eksplorasi perseroan.

Terkini